Skip links

Lari Lintas Alam HLH 2026, Run for Climate

Lomba lari lintas alam bertajuk Color Run, Run for Climate berlangsung sukses, Minggu, 14 Juni 2026. Ratusan peserta berhasil menundukkan jalur lomba di Pantai Pulau Merah dan perbukitan Goa Macan di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi.

Lomba lari ini merupakan bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup 2026 PT Bumi Suksesindo (BSI). Pagi masih bisa dikatakan buta ketika para peserta mulai berkumpul di lapangan futsal PT BSI di area Pos 6.

Peserta lomba adalah karyawan PT BSI dan perusahaan rekanan. Bukan hanya mereka, beberapa pelajar dan mahasiswa yang sedang magang di Tujuh Bukit Operations juga terlihat berbaur dalam barisan peserta.

Sebelum dimulai, Acting General Manager of Operations/Kepala Teknik Tambang PT BSI Erik Wibisana Barnas berpesan kepada para peserta untuk tetap menjaga lingkungan selama kegiatan.

Mengenai pemakaian bubuk warna dalam lomba ini, Erik menyebut warna warni bubuk melambangkan keanekaragaman hayati yang ada di Tujuh Bukit Operations. “Kita sebagai manusia harus ikut serta menjaga habitatnya,” tuturnya dalam sambutan pembukaan lomba.

Peserta berbaur dengan serbuk warna-warni

Sejalan dengan tema HLH tahun ini, Erik juga menekankan kepada setiap individu untuk peduli terhadap lingkungan, bergerak untuk iklim, dan bergerak untuk masa depan.

Setelah prosesi pembukaan tersebut, seluruh peserta lalu berkumpul di garis start lomba yang berada tidak jauh dari lapangan futsal. Mereka terlihat membawa bubuk warna di tangan masing-masing.

Seiring pembawa acara meneriakkan hitungan ketiga, para peserta pun menghamburkan bubuk warna yang ada di tangannya. Suasana terasa semakin seru ketika bubuk warna warni berhamburan ke udara. Suara tawa girang peserta bersahutan dengan teriakan pembawa acara yang terus mengingatkan peserta untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Beberapa saat kemudian, mereka pun berlari menuju trek Pantai Pulau Merah melalui Pos 9. Dari Pulau Merah, para pelari menuju Goa Macan. Di trek Goa Macan ini, mereka harus melintasi jalur bukit yang cukup tinggi.

Peserta melalui jalur perbukitan Goa Macan

Sebagai kesiapan, panitia menyediakan air minum di beberapa titik. Meskipun demikian, ada beberapa peserta yang mengaku tidak kuat melanjutkan lomba. Menanggapi hal itu, panitia dengan sigap mengevakuasi mereka ke tempat perawatan.

“Kami berupaya menyiapkan lomba ini dengan matang. Harapannya, pelaksanaan lomba bisa lancar dan aman,” ujar Ketua HLH 2026 Rendy Boyma Tulus Panjaitan.

Untuk menambah kemeriahan, panitia juga menyediakan beberapa hadiah kejutan, antara lain sepeda lipat, televisi, telepon seluler, dan jam pintar.

Meskipun tidak mendapat hadiah, peserta mengaku senang mengikuti lomba lari ini. “Yang penting olahraga dan sehat,” tutur Aris Kurniawan, salah seorang peserta dari Departemen Commercial PT BSI.

Pemandangan dari puncak perbukitan Goa Macan

Tonton keseruan kegiatan Tujuh Bukit Color Run melalui tautan berikut:

KLIK DI SINI

TujuhBukitColorRun #RunForClimate #HLH2026 #BumiSuksesindo #TujuhBukitOperations #SahabatBSI

Spread the love